Maha Penting
Jakarta, 21 Februari 2016
Biasanya doa ku, ku lisankan.
Hari ini, ku tuliskan.
Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
Raja dari segala raja
Penggerak bumi dan matahari
dan Maha Menentukan bintang untuk datang atau tidak
Aku pernah, mengutuki semesta karna terlalu kejam menyiksa hati dan pundak dengan beban bagaikan memanggung dua ekor gajah dewasa. Aku pernah, terlalu sering lupa untuk berterimakasih atas oksigen yang masih bisa ku hirup dengan puas tanpa sepeser pun mengeluarkan biaya. Aku pernah berdosa, meski di kemudian berkali-kali mengucap kata ampun atas hal-hal salah yang telah ku lakukan. Aku, adalah pelaku atas semua yang telah ku jabarkan, karna aku tak pernah mampu menggapai kesempurnaan.
Aku berterimakasih, atas ayah yang baik, ibu yang cantik, dan adik-adik yang teramat asyik. Atas keluarga ku yang lengkap, tanpa ada satu pun niatan di antara kami untuk saling meninggalkan. Meski banyak umat mu di luar sana yang tak turut bahagia melihat kami bersama, kami yakin mereka hanya kekurangan cinta dan kasih dari hati mereka sendiri. Menjalankan kehidupan meski tak selalu diliputi kemewahan, tapi kami tak pernah melewati hari tanpa tawa.
Terimakasih aku pun haturkan untuk dia. Aku ingat, ketika seorang laki-laki yang pernah singgah di hati kemudian pergi begitu saja tanpa mengucapkan kata pisah, di situ hati ku hancur sampai tak tahu kemana tiap kepingnya pergi. Aku ingin marah, menjejali laki-laki itu dengan ribuan kata benci dan amarah, tapi tak tega hati untuk melakukannya. Lalu ku putuskan untuk merayu-Mu. Dengan mata yang masih meneteskan airnya, aku berucap kata-kata yang baik. Agar diperkenankan oleh-Mu untuk dipertemukan lagi dengan laki-laki lain seperti apa yang ku doakan. Dia, adalah laki-laki dari doa ku yang Kau kabulkan.
Oleh sebab itu aku lebih suka meminta kepada-Mu secara diam-diam. Perlahan-lahan ku sebutkan doa ku satu per satu secara jelas agar Kau benar-benar tahu bahwa doa ku bukan hanya sekedar ingin, melainkan butuh. Doa yang selalu ke lisankan secara lantang, berkali-kali ku ucapkan, agar berkali-kali pula Kau kabulkan adalah doa meminta kesabaran.
...............................................................agar aku mampu menunggu doa ku Kau beri jawaban.
Aamiin
Komentar
Posting Komentar