Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2013

A Sampai C di Z

Yogyakarta, 13 Februari 2013 Abang posnya akuuuuuu,           Halo bang  @zulhaq_ , aku gak tau kamu biasa dipanggil apa sama temen-temen mu jadi aku panggil kamu bang Pos aja yah. Aku jarang ngepoin twitter mu sih bang, jadi gak tau deh nama panggilan mu apa. Maaf ya atas ketidak kepoan ku ini, jangan ngambek ya ya ya :(           Oke, awal aku kenal kamu hm maksudnya follow kamu itu, pas awal 14 januari aku yang berencana mau ikutan program 30 Hari Menulis Surat Cinta itu, akhirnya tau kepada siapa aku harus kirimkan surat. Mulai dari situ,setiap hari aku selalu mention kamu, bosen ya bang ngirimin surat dari aku terus? Alhamdulillah, selama 30 hari itu gak pernah seharipun aku bolos nulis surat, termasuk surat hari juma't, yang walaupun bukan abang yang ngirimin tapi aku selalu nulis. Bangga enggak bang jadi pengantar surat orang yang konsisten kaya aku? ^^. Enggak bangga ya bang? Yaudah deh, gpp. #pasrah   ...

Yang Selalu Mengendarai Fixie

Yogyakarta,  12 Februari 2013 Booseeeeeeeeeeee,           Surat ini import dari jogja loh. Pas aku tau tema surat hari ini siapa yang mau ditemui pas gathering, aku udah langsung 'cling' kalo aku mau banget gak pake aja ketemu sama orang dibalik panggilan "bose" ini. Sampe surat ini aku kirim, aku gak tau loh gimana sejarahnya admin @PosCinta itu bisa dipanggil bose. Aku taunya pas kepoin linikala kamu terus ada yang manggil kamu bose, dari situ aku tau kalo khusus akun ini gak mau dipanggil mimin. Yaudah deh aku ikut-ikutan juga manggil bose hehehehehe           Jadi sebenernya kamu ini cewek apa cowok bo? Jadi kamu ini satu orang apa dua orang se? Jadi kamu ini nyata atau enggak boseeeee? :|. Semoga aja kamu nyata dan bukan akun bot yang tiap hari ngendarain fixie buat ngirimin surat gitu ya. Aaaamiiin aaammiiiinnn.. Capek gak sih bose tiap hari gowes fixie buat nganterin surat-surat gitu? Kenapa enggak naik porsche...

Kamu, Yang Akan Datang

Yogyakarta, 11 Februari 2013 Kamu, di masa yang akan datang...... Sebelumnya aku pernah tersakiti menyimpan sakit dan perih sendiri mungkin suatu saat kamu datang sebagai mentari memberi sinar yang akan menerangi hati Sebelumnya aku pernah terluka menyimpan segala duka yang dirasa mungkin suatu saat kamu akan ada sebagai obat penghilang duka dengan segala tawa Aku tak tau masanya kapan akan tiba yang aku tau aku menanti aku bersama dengan segala harap yang ku punya yang aku tau akan memberi ku kekuatan hingga hati ini kembali termiliki Kepada mu yang akan datang dimasa depan jangan pernah biarkan aku merasa sakit lagi berikan aku segala harapan yang akan membuat ku terbang tinggi

Januari: Bertemu dan Berpisah

            Januari dua tahun silam adalah bulan dimana semesta mempertemukan kita. Lewat suara yang aku punya, aku berkenalan dengan mu. Aku ingat, saat itu aku membaca sebuah pengumuman yang disana tertulis bahwa band mu membutuhkan seorang vokalis. Aku tau, mungkin suara ku tidak semerdu penyanyi-penyanyi di layar kaca, tapi aku memberanikan diri untuk mencoba ikut audisi vokalis itu. Aku ingat dan sangat-sangat ingat dimana kala itu kamu memuji suara ku, lewat senyum yang kamu sunggingkan, kamu berhasil menarik simpatiku.             “Suara mu bagus. Sering nyanyi dimana?” katamu.             “Makasih. Aku belum pernah nyanyi dimana-mana. Selama ini hanya nyanyi di kamar mandi aja. Ya hanya untuk menghibur diri ku sendiri” jawabku.             “Hahahaha. Kamu...

Bagaimana surga, ya?

Yogyakarta, 10 Februari 2013 Mah, yang diatas langit...           Hai mah, gimana kabarnya? Enak ya, setiap saat mamah bisa liat aku didunia ini sedangkan aku gak bisa liat mamah yang mungkin lagi diatas langit. Gimana rasanya bisa terbang bebas gitu mah? Gimana rasanya melayang-layang dilangit tanpa harus punya beban duniawi lagi? Bahagia pasti kan mah? Ya, daripada mamah merasakan sakit seperti 9tahun silam, pasti itu nyiksa rasanya.           Raras disini baik-baik aja mah. Ya tanpa harus Raras jelasin, mamah pasti tau gimana keadaan Raras. Mamah bisa liat sendiri apa-apa yang Raras lakuin. Dari hal-hal baik yang Raras lakuin seperti nulis surat cinta ini buat mamah sampe hal-hal nakal yang kadang Raras lakuin. Ya wajar lah mah namanya juga anak muda. Mamah juga pernah muda kan? Heheheh. Tiap ada orang siapapun itu yang ngeliat foto mamah didompet Raras mereka pasti bilang "ih kamu mirip banget sama mamahmu", dari situ ...

Surga Ku Di Dunia

Yogyakarta, 9 Februari 2013 Dear, ibu.....           Halo surga ku, apa kabar nya? Buah hati yang masih berada didalam rahim juga apa kabarnya? Semoga kalian berdua selalu dilimpahkan kesehatan dan dijaga oleh Yang Maha Esa. Repot ya bu mengandung gitu? Kemana-mana dedeknya harus dibawa, bahkan waktu tidur pun masih ngeganggu ibu kan? Aku jadi inget beberapa hari yang lalu ibu sms, kalo ibu sesak napas karena posisi adeknya yang gak pas, terus pas aku tanya gimana ngobatinnya, ibu cuman jawab "Ya harus dibawa sabar, namanya juga resiko ibu hamil, sabar aja deh hehehe". Ya Allah bu, wanita memang paling mulia ibu itu :")           Maaf ya, aku jarang-jarang ngejagain ibu. Meskipun sama-sama di jogja cuman beda tempatnya aja, tapi kan itu jauh, bikin aku jarang ngunjungin ibu dirumah. Tapi gak apalah aku kan selalu doain ibu, selalu pantau juga kesehatan itu lewat sms. Ibu jangan sakit-sakit lagi yah, jangan kecapekan, janga...

Aku Hampa, Bila Tanpa Mereka

Yogyakarta, 7 Februari 2013 Tiga perempuan ajaib ku,           Aku nulis surat cinta nih buat kalian. So sweet kan? Kalian seneng gak dapet surat cinta? Secara kan kalian jomblo-jomblo sejak sebelum masehi jadi pasti gak ada yang pernah ngirimin kalian surat cinta kan. Yaudah gak usah sedih yang penting kan aku buatin surat cinta untuk kalian sekarang, gak usah sedih yah. Cupcupcup!           Mereka (selain kalian) yang baca surat ini harus tau betapa bahagianya aku bisa kenal sama kalian. Semesta maha baik, keren, dan luar biasa! Dengan segala perbedaan yang ada kita dipertemukan. Iya kita banyak bedanya kan? Dari segi agama aja kita beda-beda, tapi tetep Tuhan kan hanya satu, hanya beda cara berdoa dan menjalani kepercayaannya aja. Ini bukan hal yang berat ah, kan perbedaan itu indah, betul? Betul. Kita juga beda secara wajah, yaiyalah kita kan bukan anak kembar, jadi mana mungkin punya wajah yang sama. Alhamdulillah, di...

Ini Untuk Kamu, Iya Kamu.

Yogyakarta, 6 Februari 2013 Kamu boleh sekarang nakal Bermain-main dan bersenang-senang dengan teman perempuan mu diluar sana Kamu boleh sekarang umbar cinta Ke banyak wanita yang setiap hari kau sanjung-sanjung dengan pujianmu Tapi nanti setelah kamu lelah bermain dan ingin untuk menjalin satu yang pasti kembali lah padaku Aku akan jadi rumah Dimana kamu kembali setelah kamu lelah Selagi kamu bermain dengan mereka diluar sana, aku disini perbaiki hati Membenarkan setiap keping yang mungkin hancur oleh luka Aku berjanji padamu, ku perbaiki setiap kepingnya Agar ketika kau kembali, nyaman untuk kau tempati Tanpa harus kau tinggal pergi (lagi) Aku disini juga belajar, menerima setiap 'kekurangan' yang kau punya Kurang mu cuma satu, kamu kurang bisa menjaga hatimu Kamu terlalu baik dengan hatimu, membiarkan ia terisi dengan banyak penghuni Harusnya hanya satu, dan itu hanya aku Aku akan menunggu tapi tak bisa pastikan sampai kapan...

Keenan, Berikan Cinta Lewat Goresan Tangan

Yogyakarta, 5 Februari 2013 Surat cinta ini, untukmu....           Lelaki muda yang hidup dalam alam imajinasi mbak Dewi Lestari ini patut dijadikan angan-angan bilamana jodoh ku kelak seperti ia. Lelaki ini yang menjadi tokoh utama dalam setiap alur cerita yang novel ini kisahkan menjadi pemain yang luar biasa bilamana dikisahkan pandainya lelaki ini mengatur perasaannya sendiri. Lelaki yang punya pendirian kuat dan tak dapat digoyahkan sekali pun badai ombak menerjang pendiriannya. Pendiriannya tetap kokoh apapun yang terjadi.           Ia memiliki niat dan tekad yang kuat untuk menjadikan hobi nya selalu menjadi bagian terpenting dari hidupnya. Meskipun seseorang yang berarti dalam hidupnya, sebut saja Ayahnya menentang, ia tak memperdulikannya. Karena di satu sisi Ayahnya yang menentang, ia punya sisi lain yang mendukung, yaitu Ibunya.             Dan surat ini ada untuknya, bila ...

Surat Singkat

Yogyakarta, 4 Februari 2013 Kembali disini..... Setelah pergi beberapa hari, aku kembali. Sebelumnya telah ku katakan, aku hanya pergi sementara tak akan lama. Kini ku buktikan bahwa aku telah berada disini lagi. Tapi kamu dimana? Terpenjara dalam rindu penuh asa? Percayalah, aku pun merindukanmu, jadi jangan cemberut melulu. Sekarang aku disini, temani mu lagi, jadi tolong jangan ada air mata, lagi.

Untukmu, Akan Ada Waktunya

Jakarta, 3 Februari 2013 Sabar, akan ada waktunya.... Kini kamu masih sendiri, berteman sepi untuk lewati waktu yang tak kunjung berhenti Kini kamu masih sendiri, berharap lagi, agar dia datang kembali Harusnya kamu bersyukur dapat menikmati malam yang sunyi malam yang tak begitu terang yang harusnya kau gunakan untuk merangkai indahnya mimpi agar hidup mu sedikit lebih tenang Aku tau rindumu kini belum bertuan mau sampai kapan kau akan bertahan? Apa rasanya mencintai hanya dengan hati? sedangkan mulutmu tak bisa berkata apa-apa, terkunci harusnya kamu bilang kalau dengannya kamu sayang Akan ada waktunya kamu akan berhenti menunggu, akan ada waktunya lidah mu tak lagi keluh, akan ada waktunya bahagia menggantikan haru, akan ada waktunya menjadi satu. Kamu dan dia bersama selamanya. Akan ada waktunya.

Untukmu, Tolong Jaga Dia

Jakarta, 2 Februari 2013 Ingat! Ada aku sebelum dia....... Ada aku sebelum dia yang mengenggam erat tanganmu lima jemari ku merengkuh erat jarimu hingga tak ada sela sedikitpun yang memisahkan kita Ada aku sebelum dia yang siap sedia mendengarkan selalu kisah dihidupmu menenangkan suasana saat amarah menyergap jiwa hingga dirimu kembali tertawa Ada aku sebelum dia melihat air mata dukamu meluruhkan asa mengusapnya dengan penuh rasa cinta agar kamu merasa, bukan hanya kamu yang duka, aku pun sama Ada aku sebelum dia mendekap erat tubuhmu berbisik lembut ditelingamu dan berdoa didalam hati agar selamanya akan seperti ini Ada aku sebelum dia pipi ku yang selalu kau kecup rambutku yang selalu kau belai dan kata sayang yang selalu terurai Jadi, adakah yang harus aku iri dari dia? Adakah yang harus aku cemburui? Tidak ada. Karena apa yang dia nikmati kini saat bersamamu, telah ku lalui sebelumnya dengan mu juga. Dan kini waktunya d...

Pemain Korek Api

Jakarta, 31 Januari 2013 Akhir Januari.... Jadi? Bagaimana? Diakah sekarang tambatan hati? Sudah berapa hati yang merasa perih? Masih suka kah bermain dengan api untuk membakar hati? Ya, kamu. Satu-satunya lelaki yang aku tau senang sekali bermain korek api. Aku tak mengerti akan hobi mu yang tak bernaluri, menyalakan api disetiap hati. Awalnya memang hangat, lalu kau biarkan api nya membesar hingga terbakar. Luka yang kau cipta dari akhir setiap permainan korek api mu. Kali ini siapa lagi korbannya? Perempuan yang memuja senja dengan kata-katanya? Atau perempuan yang taklukan pelangi dengan senyumannya? Atau perempuan yang setia selalu menanti hujan? Ha? Beritau aku perempuan mana lagi yang akan kau beri luka! Tak bisa kah kau berubah? Untuk tak lagi bermain korek api? Kau tau? Luka yang kau buat tak serta merta bisa segera mereka sembuhkan.  Karena mu, perempuan itu saat ini menghina senja,  Karena mu, perempuan itu tak lagi mempunyai senyum bak pelangi,...