Penasaran
Pernah ga punya rasa ingin tahu sebegitu besarnya pada seseorang? Naksir, mereka bilang. Ntahlah kenapa bisa, padahal hanya bertemu maya. Suka. Naksir. Kepo. Kepo. Kepo. Punya pacar tidak ya? Sudah menikah belum ya? Oh masih sendiri. Baguslah. Semakin jauh langkah dapat melaju. Tapi sebagai pribadi yang mudah sekali menjadi ilfeel dengan seseorang, biasanya aku teramat hati-hati dalam melangkah. Tidak terburu-buru tapi setiap hari pasti maju. Bagiku, untuk bisa naksir duluan itu seru, ketimbang harus dikejar-kejar oleh lelaki terobsesi tetapi hanya berakhir untuk jadi koleksi. Hiyeks. Kadang sebal sendiri, kadang kesal sendiri, kadang merasa aneh sendiri, mengapa bisa sebegitu penasarannya dengan seseorang yang bahkan nampaknya tak punya ketertarikan dengan orang yang sedang mengintainya? Apa masih pantas di usia ini menjadi pemuja rahasia? Oh tentu saja tidak, oleh sebab itu belum seratus persen hari ku berisi dia. Kadang bosan juga dan merasa semua tak ada artin...