Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2014

Menangislah : saat ini butuh.

Saya butuh bercerita, tapi mulut terlalu malas untuk berkata, jadi biarlah saya menumpahkan segalanya disini. Mungkin saya adalah satu-satunya makhluk yang tak pernah bisa untuk ikhlas. Itu adalah hal paling tersulit sekalipun soal matematika aljabar. Saya tak benar-benar bisa berkata "Yasudahlah, tak apa", selalu saja "Kenapa harus begini? Kenapa gak begitu? Tak bisakah begini?" selalu saja seperti itu. Sebab mengikhlaskan sebuah kepergian adalah hal yang sulit saya lakukan mungkin sampai di ujung nafas saya nanti. Kenapa mereka harus memutuskan bersama bila pada diri mereka berdua tak ditemui kecocokan? Kenapa mereka selalu saja berdiri pada prinsip hidup mereka masing-masing? Tak bisakah salah satu dari mereka mengalah? Apakah mengalah lebih sulit dari mengikhlaskan? Lalu kenapa mereka bersama? Apa karena mereka saling cinta? Lalu kenapa.... terlalu banyak kenapa di semua bagian otak ini hingga tak tau mana dulu yang harus dicari jawabannya. Pertanyaan yan...

Kalau cinta, boleh ragu?

"Ketika kamu sudah yakin untuk hidup bersama dengan seseorang yang kamu cintai dan kasihi, ia adalah sebenar-benarnya sosok yang akan selalu ada bersama di sepanjang hidupmu. Tapi bila satu waktu dari kebersamaan itu muncul keraguan, apakah cinta boleh ragu?" Segala yang berhubungan dengan hati selalu saja perasaan yang digunakan. Tak bisakah barang sesaat menggunkan akal? Sebab masalah hati tak melulu harus dirasa, sesekali perlu dipikir dengan logika, dengan akal, dengan kepala yang dingin tanpa ada rasa panas dari emosi yang ada. Hal yang paling sulit dalam hidup mungkin 'memutuskan'. Bila banyak pilihan yang tersedia, tak bisa memilih kesemuanya, sebab hanya manusia serakah yang menginginkan kesemuanya. Manusia bijak harus dapat memilih, harus dapat memutuskan mana sekiranya yang terbaik dari yang baik. Apabila pilihannya salah, tak mengapa. Setidaknya ia telah mencoba memutuskan, untuk hidupnya. Tapi berapa kali manusia melakukan kesalahan dalam ha...