Lampu Merah-Hijaunya Orang Jawa. (Bangjo)

Yogyakarta, 24 Februari 2014



Surat ke 24!

Bang, Jo.

Selamat ulangtahun.
Semoga panjang umur.
Sehat selalu.
Sukses dalam segala hal.
Dan semoga segala doa yang terpanjatkan untuk mu senantiasa diaminkan oleh semesta, hingga dikabulkan oleh-Nya.

Ini surat cinte ku ke-24, tapi ntahlah apa itu setara dengan usia mu kini atau tidak. Sebab sejatinya manusia tak pernah benar-benar tahu akan nominal usianya. Yang hanya manusia tahu adalah bersenang-senang selagi jantungnya masih bisa bekerja.

Apa yang spesial di hari ke 24 bulan 2 ini? Kado istimewa? Ucapan manis dari dia (yang ntahlah siapa)? Atau segala bentuk doa yang dikirimkan orang-orang yang mengasihi mu? Apapun lah itu, tak berhak juga aku untuk tahu. Sebab siapalah aku, hanya gadis yang belum lewat usianya dari 20 tahun, yang suka jajan di warung burjo.

Apa yang membuat mu bahagia di hari ke 24 bulan 2 ini? Ah tak mau lagi menerka-nerka, sebab pasti lagi dan lagi terkaan ku tak ada yang tepat. Ya aku kan bukan peramal pun dukun yang pandai melihat sesuatu yang belum aku tahu.

Dalam akhir kalimat (mungkin) surat cinta ini, berbahagialah selalu, terus pandai-pandailah menyembunyikan masalahmu, tapi jangan lupa selesaikan tanpa perlu drama di depan banyak pasang mata.

Selamat! :)


-ARA.


Komentar

  1. Bahagia hak setiap manusia. Entahlah... 24 ini saya harus bersedih krn semakin berkurang, atau berbahagia krn rasa syukur bisa sampai saat ini.

    Dear Ara, tujuan saya ke-24 ini adalah menjadikan apa yang bias menjadi jelas, meskipun saya sadar bahwa jelas sebenarnya masih bias. Tapi saya ingin sekali menjelaskan bagaimana menurut saya, kata ‘jelas’ dan segala bentuk aplikasinya sebagai kata sifat, kata benda atau kata kerja.
    Jelas sekali bahwa kita sangat menyukai kata ‘jelas’ ini. Banyak contoh penjelasan akan teori soal kecintaan kita terhadap kata ‘jelas’ yang bisa saya jelaskan. Tapi alasannya kenapa, masih belum jelas.
    (Dirangkum dr Day-dream)

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tersadar

Penasaran

Untuk Akhir yang Bahagia