Yuk, kak Faris!

Yogyakarta, 18 Februari 2014



Surat ke-18.

Dear, kak Faris.

Ntah sudah berapa surat ku yang aku tulis di kota istimewa ini yang tak terjemput (ter-RT) olehmu. Mungkin surat itu terlewat atau tenggelam dalam tumpukan kotak pos mu. Atau mungkin kamu lelah. Menerima banyak surat cinta dan mengantarkan semuanya mungkin tak mudah. Atau mungkin....ya terlalu banyak mungkin untuk menjadikan alasan mengapa surat-surat ku itu tak terjemput.

Tak masalah....

Surat ini jauh dikirim dari Jogja ke Jakarta (karna kantor pos nya di Jakarta). Melewati banyak gangguan terutama sinyal untuk internet saat surat ini dibuat. Tapi ya tak masalah, semoga surat kencan ini bisa sampai dan kamu baca dengan saksama.

Pertama-tama dan yang utama, mari kita kencan. Perjalanan indah mungkin akan kita lalui, bila kamu menjemput ku dari Jakarta menuju Jogjakarta. Tapi kita tak akan berhenti di Jogjakarta, kita hanya singgah. Singgahnya kita disini, akan membawa mu ke tempat-tempat istimewa yang pernah aku kunjungi. Salah satunya, Gunung Api Purba. Gunung api yang hanya 700 meter dari permukaan laut ini memiliki pemandangan yang luar biasa bila kita telah tiba di puncaknya. Melihat keseluruhan kota dan merasa bahwa kita mahkluk paling besar dan agung yang diciptakan oleh-Nya.

Setelah puas melihat keindahan dari tempat tinggi, aku akan membawamu menelusuri pantai-pantai dengan pasir putih dan air yang berbayang langit yang ada di Jogjakarta ini. Kita akan membuat jejak telapak kaki kita di pantai itu, dan merasakan sepoinya angin sejuk disana.

Sudah, ku rasa menikmati keindahan di ketinggian dan pantai sudah cukup di Jogjakarta. Lalu kita akan melanjutkan perjalanan kita ke Bali. Aku belum pernah kesana, mungkin kamu sudah. Orang bilang Bali adalah kota yang romantis. Tak kalah indah pula pulaunya. Maka, mari kita buktikan omongan orang itu.


Dan yang akhir dari keseluruhan perjalanan kita nanti, kita akan mengendarai Agya. Kamu di bangku kanan dan aku di bangku kiri. Dan selamat kencan liburan untuk kita~~~~ #NaikAgya




Ajakan dari gadis manis,


di kota istimewa.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tersadar

Penasaran

Untuk Akhir yang Bahagia