Hanya Mencoba
10 Februari 2017
Hai!
Surat hari ketiga.
Ditujukan masih untuk kamu.
Mereka bilang aku pejuang, berjuang pada jarak yang sebenarnya tak pernah kita terima kehadirannya. Tapi mereka salah, aku tidak berjuang, bahkan tidak pernah. Apa yang sudah kita bangun tidak sedang ku perjuangkan, melainkan sedang ku pertahankan.
Mempertahankan adalah hal yang selama ini banyak memakan waktu ku. Itulah mengapa akan banyak timbul kesia-siaan bila pada akhirnya aku menyerah pada apa yang sedang ku pertahankan.
Bukan sekali dua kali aku mencoba untuk menyerah. Tapi semua hanya berujung percobaan, tak pernah benar-benar ku lakukan. Sebab aku harus bertanggung jawab atas keputusan yang telah berani ku ambil. Tetap bersamu, meski akan ada banyak kesulitan untuk sebuah pertemuan.
-berterima
Hai!
Surat hari ketiga.
Ditujukan masih untuk kamu.
Mereka bilang aku pejuang, berjuang pada jarak yang sebenarnya tak pernah kita terima kehadirannya. Tapi mereka salah, aku tidak berjuang, bahkan tidak pernah. Apa yang sudah kita bangun tidak sedang ku perjuangkan, melainkan sedang ku pertahankan.
Mempertahankan adalah hal yang selama ini banyak memakan waktu ku. Itulah mengapa akan banyak timbul kesia-siaan bila pada akhirnya aku menyerah pada apa yang sedang ku pertahankan.
Bukan sekali dua kali aku mencoba untuk menyerah. Tapi semua hanya berujung percobaan, tak pernah benar-benar ku lakukan. Sebab aku harus bertanggung jawab atas keputusan yang telah berani ku ambil. Tetap bersamu, meski akan ada banyak kesulitan untuk sebuah pertemuan.
-berterima
Komentar
Posting Komentar