Hal Yang Menakutkan
Apa yang menakutkan bagi ku, terlebih hatiku, saat ini?
Jatuh cinta.
Dua kata, satu makna, yang banyak orang bilang rasanya indah, tapi tak menurut hatiku.
Bagiku, bagi hatiku, sulit sekali untuk meyakinkan bibir tuk berucap: ya aku jatuh cinta. Karena seketika, baru niatan saja yang diutarakan hatiku, isi kepala ku langsung membantah; bagaimana bila nanti patah hati, lagi? Kemudian ku urungkan niatku. Ku tutup rapat-rapat kembali bibir ku. Tak usahlah, bilang ku pada hati ku. Tak juga melulu bahagaimu darisana, orang lain hanya menjanjikan, tak banyak yang bisa menepati.
Ada seseorang, yang menurutku mungkin ia menyimpan rasa padaku. Meski bagiku ini terlalu percaya diri, tapi aku yakin, paling tidak seperempat dari isi hatinya sudah ada namaku.
Ingin ku sambut sebagaimana mestinya. Dengan hati yang terbuka dan siap kapanpun menanggapi obrolannya. Tapi tak bisa, terlalu takut. Isi pikiran ku terlalu mengada-ada. Bagiku, kehadiranmu, tak akan lama. Bahkan jumlah jari tanganku bisa lebih banyak dari jumlah hari kau kan ada di dalam hidupku.
Luka-luka ku yang sudah ada terdahulu menjadi penghalang. Maaf, bukan tak ku obati luka-luka itu, hanya saja bagiku terlalu sulit menemukan obat yang tepat. Maka hingga saat ini ku putuskan untuk merawatnya saja.
Ada yang ingin ku sampaikan, mungkin bila benar rasa yang kamu punya, ada baiknya tak buru-buru? Kamu harus kenal dengan benar dahulu kepada siapa hatimu akan jatuh. Semisal benar itu aku, kamu harus tahu, memiliki rasa dengan ku sama dengan harus bisa berteman baik dengan segala luka yang ku punya.
Bukan berarti aku tak bisa. Aku percaya kepada waktu, yang akan ada saatnya nanti, ku pun bisa membalas apa yang kau beri. Tapi jangan terburu-buru.
Sebab tak ada yang mengejar kita.
Maka kita bisa menikmati rasa yang sama, tanpa tergesa.
Gapapa merasa takut. Bukankah rasa takut adalah salah satu pemberian Tuhan juga?
BalasHapusAku mengutip dari serial yang aku tonton,
"Kalau takut, kau dapat satu. Misal ada hal yang menakutkan atau bahkan menghancurkan, dengan takut menghadapinya itu kau bisa dapat rasa aman. Kau berada di posisi yang nyaman dan tidak akan dipatahkan. Itu gapapa. Tapi kalau kau menghadapinya, kau akan dapat rasa percaya diri dan pengalaman bahkan juga pengakuan. Kau akan dapat lebih banyak daripada yang akan kau dapatkan jika takut. Jadi kalau takut, kau dapat satu dan kalau maju, kau dapat dua."