Desember dan dia
Ini hari ketiga dibulan Desember, yang memiliki arti sudah 3 hari juga meninggalkan November. Terimakasih untuk November atas segala duka maupun suka yang sudah kau berikan. Aku mendapatkan kabar itu di awal Desember ku. Ntah ini benar-benar nyata atau hanya kesimpulan yang ku ambil sepihak dari diri ku saja, aku tak tau dan mungkin tak akan pernah mau tau.
Ku bebaskan dirimu untuk menentukan di tempat mana hati mu akan berhenti. Ntah itu hanya untuk beberapa saat atau untuk selamanya. Kau bebas, layaknya burung yang terbang bebas menentukan pohon yang mana yang akan dia jadikan tempat untuk beristirahat, ataupun untuk tinggal.
Aku berterimakasih pada mu, atas beberapa bulan sebelum Desember atau bahkan sebelum November yang telah kau berikan untuk ku. Bulan dimana kita bisa berbagi tawa, atau sekedar bertukar kabar atau sekedar hanya saling memikirkan tanpa satu diantara kita yang tau. Terimakasih, setidaknya itu semua indah walau tak bisa diteruskan.
Kini Desember telah mulai, ku jalani bulan ini mungkin tanpa ada harapan bisa memiliki mu lagi. Kali ini aku berjanji, setidaknya pada diriku sendiri untuk tidak menaruh harap pada hal yang mungkin tak pasti. Kamu benar dan akan selalu benar untuk memilih meninggalkan ku dan kembali pada nya. Dia mungkin bukan orang yang terbaik tapi dia pasti orang yang tepat untukmu.
Selamat ya. Semoga kali ini kamu benar-benar berhenti dan bukan sekedar hanya untuk singgah.
Komentar
Posting Komentar