Pencarian Tempat Tuk Menangis

Membiarkan hati tuk tetap baik-baik saja padahal tidak adalah sulit.
Mengapa harus menjadi apa yang sebenarnya tidak terjadi?
Hobi kok membohongi diri sendiri?

Memangnya kenapa bila terlihat oleh orang lain bila jatuh setetes saja air matamu?
Apakah itu salah? Apakah itu kan menyakiti hati mereka? Ya tentu saja.
Jadi lebih baik kamu simpan, toh bukan kali pertama diri mu menerima luka.

Apa tak bosan berkaca kemudian yang terlihat mata yang tersiksa karena tak dibiarkan tuk menangis?
Kenapa tidak? Apakah menangis adalah sebuah kesalahan?
Harusnya tak apa, bukankah sudah biasa menyatakan dirimu salah.

Sudah pernah ajak hati berdiskusi?
Sudah pernah coba tawar-menawar dengan logika dan membiarkannya mengalah agar perasaan lebih berkuasa?
Sudah pernah nampak tidak baik-baik saja di depan banyak pasang mata?
Ku rasa tak pernah, karena kamu teramat baik tapi tidak untuk dirimu.

Ntah di mana kamu berhasil menemukan tempat
Tuk bercerita banyak hal tanpa menimbulkan rasa khawatir sesudahnya
Tuk berteriak tapi hanya ada dua pasang telinga yang mendengar jeritnya
Tuk terisak tanpa berujung sesak di kepala
Tuk menjatuhkan air mata mu sepuasanya


Akupun penasaran

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tersadar

Penasaran

Untuk Akhir yang Bahagia