Sebelum 22...........

Sebelumnya.....

"Ya Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang, terimakasih atas segala yang telah Kau kabulkan. Kali ini, hamba-Mu yang banyak pintanya ini memohon agar dijodohkan dan didekatkan selalu hingga sampai kapan pun itu dengan lelaki yang telah kau pertemukan saat usia ku 20. Daaaaaaaan semoga di usia 21 tahun (sebelum ulangtahun ke 22) nama hamba bisa menyandang gelar S.Pd: Raras Rachma Linda, S.Pd. Aamiin ya Rabbal alaamiin."

Bait-bait doa yang disusun dalam lembar maya, sampai kepada Sang Maha Pencipta.
Alhamdulillahirabbilaalaamin, 29 Agustus 2015, gelar itu disematkan, usiaku masih berada pada angka 21. Sesuai dengan apa yang ku pinta. Alhamdulillah..Alhamdulillah...


Sebelum 22.....

Tuhan, terimakasih masih mengizinkan aku untuk mencintai dan dicintai oleh lelaki yang masih sama seperti usiaku sebelumnya. Tuhan, terimakasih atas segala kemudahan, kelancaran, bantuan, segala kebahagian yang mengiringi jejak-jejak langkahku menuju sarjana. Tuhan, terimakasih, atas kesehatan yang kau berikan kepada kedua orang tua ku sehingga mereka dapat menyaksikan hasil atas 4 tahun yang telah ku perjuangakan. Tuhan, terimakasih, selangkah lagi usia ku bertambah, semoga segala kebaikan turut bertambah pula.


Sebelum 22....

- Oktober 2014 : 21!

- Desember 2014 - Maret 2015 : pertama kali terjun ke dunia kerja. Berkat kemampuan luar biasa untuk berselancar di dunia maya, ketak ketik sana sini, scrolling timeline twitter sepanjang saat, dapatlah sebuah kerja part time di butik. 3 bulan kerja, dapet gaji, punya uang sendiri, dan sendiri pula ngabisin duit gaji~~~ Tapi, yeiy setidaknya taulah apa dan bagaimana kerja itu~~

- Januari : Pertama kali ke Bali. Jatuh cinta dengan segala apa yang diciptakan Tuhan di pulau itu. Dari pantai sampai ketinggian, tak ada satupun yang tak bisa dikagumi keindahannya.

- Februari : PERSIAPAAAAN PENELITIAAAAAAN!!!!!! Ngerapihin proposal, mulai bimbingan, bolak-balik sekolahan, garuk-garuk kepala kegerahan, ngeluh tak berkesudahan, seperti itulah pengorbanan~~

- Maret : PENELITIAAAAN!!!!! (sambil nonton korean~~)

- April : PENELITIAAAAAAN terus libur, karena anak sekolah libur, kelas 3 ujian -_-

- Mei : LANJUUUUTTTT PENELITIIIAAAAAAAAN !!!!! REVISIAAAANNNNN TERUS-TERUSAAAAAN! (masih sambil nonton korean)

- Juni : AKHIRNYAAAAA DAFTAAAR UJIAAAAAAAAAAN!!!!!!!!!!

- Juli : 6 Juli, dengan 4 penguji, 3 penguji laki-laki dan 1 penguji perempuan. Disaksikan oleh orang-orang tersayang. Deg-degan bukan kepayang, tapi alhamdulillah semua berjalan dengan lancar. Keluar ruangan dengan sejuta senyum menawan~~~

- (masih) Juli : 30 Juli, Yudisium. Lari kesana kemari ngerjain revisian, minta tanda tangan dosen tanpa kenal liburan, dan yak berbuah manis untuk wisuda bulan depan :)

- Agustus : 10 Agustus, ultahnya yayang Dica. Resmi deh usia 23~~~ udah tua~~~ makin aku sayang~~~~

- (masih) Agustus : 29 Agustus, WISUDAAAAAAAA! Akhirnya bisa selfie pake toga. Makasih ya Allah, papah, ibu, uda Omi, yayang Dica, Wid, Atul, Mela, dan semua jajaran yang mendukung dengan penuh kasih sayang.

- September : 17 September, mengucapkan salam perpisahan kepada Jogjakarta dan kebali keharibaan ibu kota. Terimakasih Jogja, atas 4 tahun penuh kenangan manis nan istimewa. Terimakasih atas jutaan tawa dan ribuan senyum di tiap sudut kota yang indah. Terimakasih atas miliyaran orang-orang baik yang menjadi sahabat penghantar kepada kesuksesan. Terimakasih, Jogjakarta.


Untuk 22 ?

"Ya Allah, jika memang Kau merestui, dan alam yang Kau ciptakan turut mengamini maka jagalah hubungan kami, hubungan yang telah kami bina, kami jaga, dan kami sirami dengan kasih dan cinta. Izinkan, jika memang waktu yang telah Kau tentukan, kami bersatu untuk kembali bersama tanpa harus lagi untuk saling berjauhan.

Ya Allah untuk sarjana yang telah Kau berikan, untuk ilmu yang telah ku pelajari dan ku kuasai, jadikanlah semua itu berguna. Untuk ku, untuk sekitarku, dan untuk orang-orang yang ku temui, di mana pun dan kapan pun. Bila kau mengizinkan kaki ku untuk berjelajah lebih jauh, maka bukakan jalan untuk ku selebar-lebarnya, berikan sabar ku sebanyak-banyaknya. Karena penantian paling sempurna adalah penantian jawaban akan segala doa. 

Terbangkanlah hamba ke Eropa sebelum dua puluh tiga. Hamba mohon, ya Rabb."

Aamiin.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tersadar

Penasaran

Untuk Akhir yang Bahagia